software atau perngkat lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai ‘penterjemah’ perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras. Perangkat lunak ini dibagi menjadi 3 tingkatan: tingkatan program aplikasi (application program misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi (operating system misalnya Microsoft Windows), dan tingkatan bahasa pemrograman (yang dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan).
saat era computerisasi ini hampir setiap orang mengenal software/perangkat lunak, kita tentu familier dengan software fhotoshop, adobe corel draw, winamp, ms office, dan berbagai software yang terinstal di dalam computer kita, termasuk windows sebagai OS(Operating System) bisa di katakan computer yang kita kenal adalah hal-hal yang berhubungan dengan software di atas.
tapi tahukah teman kalau semua software yang biasa kita gunakan itu adalah software yang komersial?
ketika teman-teman menginstal sebuah software pernahkah melihat file dengan nama “CRACK”?
“CRACK” tersebut adalah sebuah file yang digunakan untuk membobol proteksi key dari sebuah software, dalam artian jika sebuah software telah di “CRACK” maka itu artinya sofware tersebut telah dibobol dan di copy secara masal.dan arti sebenarnya teman-teman menggunakan file yang telah di copy secara masal dan kalian (termasuk saya) telah melakukan sebuah tindakan ilegal dengan menginstal program yang telah di “CRACK”
Tahukah teman berapa harga sebenarnya software-software yang terinsatal di computer teman?
Contoh : Windows Xp v2002 SP2 Rp 750.000/PC, ms Office Rp 2.000.000/PC, adobe fhotoshop Rp 4.000.000/PC, CorelDraw Rp 3.000.000/PC belum lagi Antivirus, WinAmp, dan sofwatre-software terkait bidang studi teman masing-masing harga tersebut merupakan harga penggunaan hanya untuk 1 PC dan harus di perpanjang dengan biaya RP 1-5 juta pertahun/software. Jadi cobalah totalkan berapa harga software-software yang ada di computer teman-teman.
Bagaimana kalau kita ketahuan menggunakan software illegal? Jawabanya: di tangkap dan denda. Di kota besar seperti Jakarta telah mulai di adakan sweping software-software bajakan ini oleh owner software contohnya Microsoft sebuah perusahaan IT terkemuka didunia. Kenapa baru sekarang Negara kita di razia oleh owner tersebut?jawabanya karena kita sudah kecanduan, memang dulu mereka tidak menindak tegas peredaran software bajakan karena sebenarnya mereka memberikan candu agar kita menjadi buta dan merasakan nikmatnya menggunakan software-sofware yang di tawarkan secara Cuma-Cuma, dan bagaikan narkoba setelah merasakan nikmatnya kitapun harus membayar serta terpaksa membayar karena telah kecanduan tersebut.
Lalu adakah solusi dari permasalahan diatas??ada!! jawabanya ialah dengan beralih kepada yang namanya OPEN SOURCE SOFTWARE!
OPEN SOURCE sama dengan software yang gratis, setiap orang bisa merubah coding yang terdapat di dalamnya dan ini di berikan dengan Cuma-Cuma.
Contoh beberapa program yang memiliki kemampuan yang sama dengan software yang berbasis komersil ialah:
Open Office (open source) memilik kemampuan yang sama persis dengan MS Office, Gimp (open source) memilki kemampuan yang sama dengan adobe FhotoShop, Ink scape (open source) memiliki kemampuan yang sama dengan CorelDraw, dan banyak lagi. Sampai kepada OS pun ada yg bersifat open source. Contoh yang paling terkenal saat ini ialah LinuX dan kinerja Linux ini bisa di katakan lebih baik dari pada Windows, contoh kelebihanya ialah linuX tidak ada virus, linuX dominan memiliki peforma yang stabil sehingga sebuah server apapun sampai saat ini lebih banyak menggunakan LinuX.
Dan Linux pun memiliki banyak pilihan tidak seperti windows yang hanya terbatas dengan , WInXp,VISTA, dan WIN7 yang baru di rilis saat ini. Tetapi linuX memiliki banyak pilihan seperti REDHAT,MANDRIVA,UBUNTU,SUSEE bahkan OS linux yang di kembangkan oleh orang Indonesia pun ada seperti BLANK ON (blankoN) dan pilihan ini terus berkembang dengan cepat karena memang bersifat gratis, saling sharing dan setiap orang boleh menamai sendiri sesuai dengan yang anda suka.
Kenapa tidak banyak yang menggunakan Open source ini di Indonesia?
Karena kita sejak lahir hanya tahu Windows….hanya tahu computer itu ya isinya windows…..
Tapi kita tidak pernah tahu realita yang terdapat di dalamnya.
Maka mulai lah berfikir, renungkan software-yang selama ini kita gunakan. Pantaskah kita menjadi budak software yang seperti itu sementara di tempat lain ada sesuatu yang bersifat gratis, memiliki peforma luar biasa dan yang terpenting HALAL